BAZNAS Sergai Komit Mantu Warga Miskin

NusantaraNews.co.id Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS dan Majelis Ulama Indonesia Kab Sergai berkomitmen untuk membantu anak usia sekolah terutama yang yatim, piatu maupun dari keluarga tidak mampu agar tidak mengalami putus sekolah. Hal ini tentunya butuh bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah. Demikian dikatakan. Ibrahim Khalil S.Pdi selaku ketua panitia pada pembukaan Pembinaan Amil Zakat Se-Sergai tahun 2018 di aula Sultan Serdang Kab Sergai Senin ( 14/5).

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ilmu kepada pengurus BAZNAS mengingat potensi zakat kita sangat besar, agar dapat digali dengan maksimal untuk dimanfaatkan dengan baik dan diikuti oleh 130 orang peserta yang terdiri dari unsur pengurus MUI dan BAZNAS Kabupaten/Kecamatan se-Sergai” ucap Ibrahim Khalil S.Pdi.

Sebelumnya Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pembinaan Amil Zakat se-Sergai Menyampaikan menyambut gembira atas prakarsa MUI dan BAZNAS untuk acara hari ini. Ucapan terima kasih atas komitmen BAZNAS mengelola zakat dengan baik dan lebih teratur dengan baik sesuai program kerjanya untuk terus ditingkatkan.

Kemudian selanjutnya disampaikan bahwa pemerintah daerah dengan kapasitas yang ada dalam menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan agar dapat melayani masyarakatnya dengan sebaik mungkin. Mendekati tahun politik ini konsentrasi pemerintah pada bidang pemerintahan adalah mensosialisasikan kepada masyarakat agar melengkapi data pemilih serta beramai-ramai datang ke TPS.

Selanjutnya didalam Islam, Zakat merupakan salah satu ketetapan Tuhan yang menyangkut harta, bahkan shadaqah dan infaq pun demikian. Karena Allah menjadikan harta benda sebagai sarana kehidupan untuk umat manusia seluruhnya, maka ia harus diarahkan guna kepentingan bersama.

Perlu kita sadari bahwa hubungan persaudaraan tak hanya menuntut sekedar take and give (mengambil dan menerima) atau useful change(pertukaran manfaat), akan tetapi lebih dari itu yaitu memberi tanpa menanti sebuah imbalan, atau membantu tanpa dimintai bantuan.

Perlu disadari angka kemiskinan di Sergai 9%, sekitar 54 ribu yang terdata dari seluruh masyarakat beragam agama, dan untuk data tersebut terdapat 30 ribu umat Muslim atau 5%.

Hari ini mari berbuat untuk duniamu, angka kemiskinan umat Islam yang 5% tersebut hendaknya mari bersama-sama membangun tekad untuk menguranginya bahkan jika memungkinkan untuk dihapus.

Sebelumnya Ketua MUI H. Lukman Yahya Menyampaikan hari ini kita mencoba mengadakan pelatihan bimbingan Amil Zakat dimana selama ini zakat tidak berjalan dengan baik karena faham-faham dari luar yang mengakibatkan pemahaman zakat itu tidak wajib. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa dan kapan harta yang dimiliki harus dikeluarkan zakatnya.

Selayaknya hasil BAZNAS ini disalurkan melalui bidang pendidikan, karena jika pada bidang pendidikan ini telah ditangani dengan baik, maka masalah kemiskinan akan dapat ditanggulangi.(DR01)

Facebook Comments