Bupati Sibuk Acara Seremonial 891 KK di Sergai Tenggelam

Walikota Tebing Tinggi mengarungi banjir melihat warganya
NN-SERGAI Sudah dua hari banjir melanda  4 kecamatan di Sergai sekitar 891 kepala keluarga dilanda banjir dan kini rakyat Sergai  dalam kondisi penuh rasa kwatir akan meningginya air sementara kepala daerahnya masih di sibukkan dengan kegiatan seremonial jauh berbeda dengan wali kota  Tebing Tinggi yang berbatasan dengan Sergai langsung turun berenang meninjau rakyatnya.
4 Kecamatan  di Kab. Serdang Bedagai (Sergai )  yakni  Kec.Dolok Masihul, Kec.Sipispis, Kec.Tebing Tinggi  dan Kec.Tebing Syahbandar  terendam banjir dengan kedalaman air mencapai 2 meter,  Minggu (3/12) lokasi banjir terparah terjadi di Kec.Tebing Tinggi.

Banjir juga diperparah dengan jebolnya tanggul penahan banjir di Dusun VIII Desa Bah Sumbu Kec.Tebing Tinggi sepanjang 5 meter dan tanggul sungai Sibaro di Dusun III Sindar Padang Desa Simalas Kec.Sipispis, selain itu ratusan Kepala Keluarga (KK) korban banjir di Desa Bah Sumbu terpaksa  menggungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Suwarni (52) warga Dusun VII Desa Bah Sumbu dilokasi bencana mengatakan air banjir mulai menggenangi rumah mereka, Sabtu (2/12) dini hari, hingga akhirnya hingga   banjir masuk kedalam rumah sedalam 1,5 meter, sehingga mereka sekeluarga terpaksa mengungsi.

Suwarni mengakui bantuan sembako memang sudah sampai meski jumlahnya sangat kurang namun ia sangat bersyukur namun di balik bencana banjir Suwarni memberikan masukan kiranya bupati Sergai maupun wakilnya bisa meninjau langsung ” Bantuan memang di butuhkan alangkah baiknya bupati kami juga datang kemari” papar Suwarni.

Kades Bah Sumbu Suhartoyo mengatakan banjir  terjadi di Dusun  I, II, IV, VI, VII dan Dusun VIII  Desa Bah Sumbu yang merendam 356 rumah dengan kedalaman air mencapai 2 meter, selain merendam pemukiman akibat  luapan sungai Padang dan sungai Sibaro, selain itu banjir juga merendam kantor Desa Bah Sumbu dan masjid AL Mukminin  Dusun VII.

 Kepala BPBD Sergai Hendri Suharto SH mengatakan banjir diakibatkan meluapnya sejumlah sungai yang melintasi Kab.Sergai diantaranya sungai Padang dan sungai Sibaro, juga diperparah ada dua titik tanggul sungai Sibaro yang jebol.

” Akibatnya banjir melanda 4 Kecamatan yakni Tebing Tinggi di Desa Bah Sumbu, Desa Mariah Padang, Desa Kedai Damar, Desa Jambu dan Desa Naga Kesiangan, di  Kec. Dolok Masihul Desa Bukit Cermin Hilir dan Desa Pekan Kamis, Kec.Sipispis Desa Simalas dan di Kec.Tebing Syahbandar Desa Penggalian dengan jumlah total sementara sekitar 891 KK dan yang terparah di Kec.Tebing Tinggi yakni Desa Bah Sumbu degan kedalaman air mencapai 2 meter di dalam rumah”, terang Hendri Suharto.

Pihak BPBD Sergai  lanjut Hendri Suharto telah menurunkan Satgas Penaggulangan Bencana ke lokasi banjir serta telah mengirimkan bantuan stimulan berupa sembako diantarnya di Desa Bah Sumbu Kec.Tebing Tinggi, Desa Simalas, dan di Desa Penggalian.

” Pihak kita bekerja sama Muspika setempat telah mendirikan dapur umum dan tenda pengungsi Desa Bah Sumbu dan Desa Simalas , pihak Dinas Kesehatan juga telah mendirikan posko kesehatan, banjir juga mulai surut dibeberapa titik, tetapi kita tetap waspada terhadap banjir susulan menginggat hujan masih terus turun “, imbuh Hendri Suharto.

Sementara itu jadwal bupati diperoleh wartawan Minggu (3/12) melakukan penanaman pohon di pintu tol Teluk Menkudu dan menutup kegiatan rally di Rambung Sialang, Sei Rampah.(Liem Siumrella)

Sejumlah warga di Dusun.VII Desa Bah Sumbu Kec.Tebing Tinggi, Sergai tampak mengarungi banjir untuk mengungsi

Facebook Comments