Dihantui Roh Korban Pembunuh, Pemerkosa,Perampok Operator/TU SMP N 1 Tertangkap di Jambi

 

Nomo ujung kanan serta tiga rekannya yang ikut merasakan uang perampokan

NusantaraNews.co.id Dalam waktu satu minggu akhirnya Sat Reskrim Polres Sergai berhasil menangkap pelaku pembunuh dan pemerkosa guru SMP N 1 Serba Jadi Asiroh  Nasution (36) warga Dusun II, Desa Kuala Bali, Kec Serbajadi, Sergai dari persembunyiannya di Jambi.

Dalam paparan yang di pimpin Kapolres Sergai AKBP. Juliarman  Pasaribu di dampingi Kabag Ops Kompol. Lili Astono, Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Rahmadani beserta kasubag Humas AKP. Nellyta Isma Senin ( 9/4) dihalaman Mapolres Sergai mengungkapkan motif pelaku Purnomo Siregaralias Nomo  (23) warga Desa Kelapa Bajoham, Kecamatan Serbajadi, Sergai  adalah membunuh memperkosa dan mengambil barang-barang milik korban

Selaian Nomo Sat Reskrim Polres Sergai juga mengamankan tiga rekan Nomo yang ikut menikmati hasil rampokannya yakni Didi Saftari alias Didit (36) warga Link VII, Kelurahan Galang, Kec Galang, Deli Serdang, Askito (42) warga Dusun II, Desa karang Tengah, Kec Serbajadi, Sergai dan Suriono (50) warga Dusun II, Jumbing, Desa Kelapa Bajohom, Sergai.

AKBP. Juliarman Pasaribu menjelaskan Nomo yang terntangkap  Sabtu ( 7/4) dari persembunyiannya di Jambi langsung di jemput petugas bersama pihak keluarga, peristiwa yang terjadi Minggu ( 1/4) sekira pukul 05:00 WIB Nomo mendatangi rumah korban dan mengintip korban dari celah  dinding kamar, pada saat itu korban sedang tertidur seorang diri, melihat posisi korban tertidur Nomo masuk melalui jendela lalu mengambil pisau pemotong roti.

 Nomo menuju kamar korban dan berusaha membuka pintu namun korban sat itu mendegar suara pintu kamarnya terbuka mengira hanya kucing, kemudian korban tidur lagi, namun Nomo tetap mendobrak pintu hingga terbuka  lalu korban menjerit minta tolong,  selanjutnya pelaku mendorong tubuh korban hingga jatuh telentang dilantai.  Selanjutnya pelaku membekap mulut korban dengan tangan kiri sambil mengatakan “ Diam kau  diam kau” namun korban tetap meronta dan menjerit, karena tetap meronta dan menjerit pelaku langsung menikam pisau tersebut kelehr kiri korban, namun korban tetap menjerit lalu bankit dan menggigit bahu kanan pelaku.

 Sehingga pelaku mendorong kembali korban hingga dalam posisi telentang lalu mengembil bantal kemudian menutup wajah korban hingga korban tidak bergerak lagi, setelah itu pelaku membuka pakaian korban dan memasuki jari telunjuk ke kemaluan korban juga lobang dubur korban,  kemudian memperkosa korban, setelah puas melampiaskan nafsunya pelaku mengambil uang sebesar Rp 5,5 juta, handpon kemudian menutup tubuh korban dengan tilam lalu pelaku kabur melalui jendela belakang rumah.

“ Pelaku Nomo diancam pasal berlapis  yakni pasal 339 jo pasal 338 jo pasal 365 jo pasal 285 KUHPidana dengan ancaman seumur hidup untuk ketiga pelaku Didi, Askito dan Suriono dikenakan pasal 338 jo 56 subs 480 dan 221 KUHP  kasusnya murni pemerkosaan, pembunuhan dan perampokan diduga kuat pelaku memperkosa korban yang sudah meninggal dan Nomo mengakui bahwa ia merupakan pemakai narkoba jenis sabu ” ucap Kapolres.

Nomo mengaku khilaf  atas perbuatannya  bahkan ia dan korban ada hubungan keluarga, semenjak membunuh korban dan memperkosa lalu mengambil harta benda korban Nomo mengaku terus di hantui roh korban yang memintanya untuk menyerahkan diri “ Aku sering di hantui roh korban makanya aku hubungi keluarga ku untuk segera menjemput ku dan menyerahkanku ke polisi aku  khilaf melakukannya” ucap Nomo.

Bahkan Nomo mengakui bahwa korban yang di perkosanya masih perawan “ Korban masih perawan aku kesulitan memasukkan kemaluanku  namun saat aku perkosa korban memang sudah tidak bergerak lagi  aku nekat memperkosa karena sudah telanjur bajunya aku buka dan aku telanjangi” ucap Nomo lagi.

Sementara itu Didit mengaku  dikasi Rp 300 ribu oleh Nomo dan ia di minta untuk mengantarkan Nomo ke Jambi “ Aku tahu kalau uang yang dikasinya adalah hasil rampokan dan Nomo meminta tolong sama aku untuk di antarkan ke Jambi cuma itu peranku” ucap Didit.(DR01)

 

Facebook Comments