Kaum Ibu Demo Keyboard Bongkar Biduan Seksi Batal Telanjang

Ini dia Biduan Seksi Keyboard X3 yang di Demo Kaum Ibu 

NusantaraNews.co.id Kesal dengan penampilan para biduan organ tunggal ( Keyboard) yang terlalu seksi pada acara pesta pernikahan di Dusun IV, Desa Blok 10, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai menuai protes kaum ibu yang resah dengan porno aksi yang di lakukan para biduan hingga puluhan kaum yang kesal memaksa menghentikan  hiburan tersebut hingga para biduan berpakian seksi itu pun batal telanjang Selasa (2/5) sekira pukul 23:00 WIB.

Awalnya hiburan organ tunggal bernama Keyboard X3   beralamat Dusun III, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Sergai menghibur para penonton di pesta undangan pernikahan warga setempat, namun hari semakin larut penampilan para biduan itu semakin seksi dan menari tripis, hingga para penonton yang berdesakan berebut memegang payudara para biduan keyboard yang sengaja di jajakan para biduan itu.

Ternyata aksi gila para biduan  itu mendapat amukan para kaum ibu yang kesal lalu mendatangkan keyboard tersebut dan mamksa berhenti sedangkan para biduan yang ketakutan langsung menyelamatkan diri di belakang pentas, situasi yang tidak kondusif membuat tuan rumah pun menghentikan hiburan tersebut.

Sulastri (45) warga setempat yang ikut mendemo mengatakan kehadiran keyboard itu sangat merusak generasi bangsa dan moral anak-anak mereka yang menonton “ Selain berpakaian tidak sopan para biduan itu sengaja melakukan porno aksi dan sengaja membeiarkan payudara mereka di pegang  kami para kaum ibu meminta pemerintah menindak tegas pemilik hiburan kesboard ini” ucap Sulastri.

Begitu juga di katakan Dwi Puji Astuti (46) mereka tidak menginginkan adanya lagi keyboard bongkar di desa mereka bahkan dikatakan ibu tiga anak ini keyboard tersebut  melanggar surat edaran bupati no 035/331.1/410/2018 juga perda No 26 tahun 2008 tentang ketertiban umum “ Kerboard bongkar tersebut telah melakukan pelanggaran kami meminta agar pemerintah  memproses kejadian itu” ucapnya.

Terpisah Kadis Sat Pol PP Kab Sergai Drs. Fajar Simbolon kepada NusantaraNews mengucapkan terimaksih kepada kaum ibu yang melakukan tindakan penutupan tersebut,   Fajar Simbolon mengatakan segera memanggil pemilik keyboard dan penyelenggara pesta yang menghadirkan keyboard tersebut “ Kita akan panggil kedua pihak karena telah melanggaran aturan ketertiban umum dan kita akan berikan sangsi sesuai perda agar ada efek jera bagi pemilik dan penyelenggaranya” ucap Kadis Sat Pol PP Sergai. ( DR01)

Facebook Comments