Kurang Dari 4 Jam Pelaku  Pembunuh Pemerkosa Bocah 7 Tahun  Rubuh di Pelor

NusantaraNews.co.id Dalam qurun waktu kurang dari 4 jam team Scorpion Sat Reskrim Polres Sergai bekerja sama dengan Polsek Kotarih berhasil meringkus SB (53) warga Dusun I, Desa Pama, Kec Silindak, Sergai pelaku pembunuh dan pemerkosaan terhadap Rosalinda Br Barus (7) juga warga yang sama, sadisnya mayat pelaku di buang di areal kebun Jumat (8/6) sekira pukul 13:00 WIB.

Tubuh bocah kelas 2 SD itu pertama kali ditemukan  J Purba (38) dekira pukul 07:30 WIB tak lain paman korban sendiri yang mencari korban yang hilang sejek Kamis sore (7/6) alangkah kagetnya sipaman sekitar 1 KM dari rumahnya ditemukan bocah mungil itu dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi telentang tertutup daun pepohonan, sontak sipaman pun teriak minta tolong warga setempat dan sekira pukul 09:00 WIB melaporkan kejadian itu ke Polsek Kotarih.

Pihak Polsek dan Sat Reskrim Polres Sergai menerima laporan itu langsung melakukan olah TKP tidak perlu menunggu waktu lama untuk menangkap pelaku kurang dari 4 jam pelaku berhasil di tangkap tidak jauh dari rumahnya, bahkan pelaku yang sempat hendak mengambil parang untuk melawan petugas terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas dikaki kiri dan kanan dengan tubuh bersimbah darah pelaku dilarikan ke RS. Sultan Sulaiman Sergai.

Kapolres Sergai AKBP. Juliarman Eka Putra  Pasaribu melalui Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Alexsander Piliang  menjelaskan sebelum membunuh korban pelaku terlebih dahulu memperkosa korban di areal kebun, Kamis (7/6) sekira pukul 10:00 WIB. Sepulang sekolah pelaku mengajak korban ke areal kebun dan pelaku memberikan uang sebesar Rp 10 ribu

Selanjutnya pelaku membawa korban ke areal ladang yang di penuhi semak belukar di situ bocah mungil ini di perkosa, saat itu korban melawan dan mencoba untuk teriak hingga membuat pelaku panik dan mencekik korban hingga tewas,setelah tewas pelaku menyeret tubuh korban ke dalaman hutan sekitar 1 KM dari rumahnya tubuh korban di buang ke areal kebun.

Bahkan perbuatan itu sudah dua kali di lakukan palaku pertama kali dilakukan Kamis (10/5) sekira pukul 10:00 WIB. Saat itu korban di beri uang Rp 20 ribu lalu di cabuli dilokasi kebun saat melakukan hubungan pelaku mengeluarkan spermanya di luar.

“Tersangka dijerat pasal 338 pembunuhan dengan ancaman seumur hidup  pelaku terpaksa kita tembak karena berusaha untuk melawan saat akan ditangkap” papar Kasat Reskrim.(Dr01)

 

Facebook Comments