Maya Oktaviyanti Bersama Satu Keluarga Belum di Temukan

Binjai, Nusantaranews.co.id – Munculnya identitas Maya Oktaviyanti, warga Jalan Gunung Bendahara, Lingkungan I, Kelurahan Pujidadi, Binjai Selatan, dalam KTP korban kapal terbalik di Danau Toba, Senin (18/6) menjadi perhatian warga di wilayah kediamannya.

Identitas KTP yang ditemukan dalam tas hitam oleh personel gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Samosir, dan beredar di sosial media itu, warga tampak sudah berkerumun di rumah korban sesuai alamat yang tertera di KTP.

Erwin (50) warga sekitar mengaku, Maya gadis kelahiran tahun 2000 itu berangkat berwisata bersama keluarganya ke Danau Toba. Sekeluarga dimaksud masing-masing, Burhan (ayah), Fahrianti (ibu), Dika (anak), dan lainnya.“Sekeluarga berangkat 7 orang. Tidak ada titip pesan, hanya bilang, kalau bapak pergi. Mereka titip kunci sama saya karena sudah dianggap keluarga sendiri,” kata Erwin, Selasa (19/6).

Erwin melanjutkan, pihalnya sudah coba menghubungi Burhan, ayah Maya. Sayang, panggilan selular yang dilayangkan tidak mendapat jawab atau tidak dapat dihubungi.

“Mereka berangkat hari Senin subuh. Saya dapat kabar ini dari sosial media. Lihat KTP seperti Maya, menurut KTP sepertinya iya benar Maya,” tambah Erwin.

KM Sinar Bangun tenggelam setelah 30 menit berlayar dari Simanindo-Samosir menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun. Sesaat sebelum kapal terbalik dan tenggelam, kapal yang diduga membawa kurang lebih 100-an penumpang dan puluhan sepeda motor itu sempat oleng. “Saksi menyebutkan bahwa sebelum tenggelam, kapal sudah mulai dipenuhi oleh air pada bagian bawah kapal,” tambah pejabat berwenang.

Hingga kini pihak Basarnas dan Kepolisian masih mencari korban yang tenggelam di Danau Toba. Jumlah korban yang selamat dievakuasi sudah 19 orang. Sedangkan yang meninggal dunia satu orang. Yang hilang mencapai 85 orang.

(M.Diq)

 

Facebook Comments