Rekontruksi Pembunuhan Janda kasir Dwi Tunggal Keluarga Korban Minta Hukum Mati Pelaku

NusantaraNews.co.id Rekontruksi kasus pembunuhan  menewaskan Kasir Janda PT. Dwi Tunggal Jaya Lestari  Murni Sitorus (47) warga Batu Aji, Kec Batam barat, Kepulauan Riau ( Kepri) diwarnai teriakan keluarga yang meminta dua pelaku RA (18) warga Suka Rame, Kec Pantai Cermin, Sergai dan AM (17) warga Dusun I, Desa Belidaan, Kec Sei Rampah, Sergai di hukum mati.

Proses rekontruksi yang di gelar Sat Reskrim Polres Sergai  di kantor PT. Dwi Tunggal Jaya Lestari Jl. Negara Km 59-60, Dusun IX, Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, Sergai Jumat (11/5) sekira pukul 09:00 WIB di memperagakan 20 adegan detik-detik tewasnya Murni dilantai 3 komplek ruko Sei Rampah itu.

Dari adegan pertama tersangka RA ternyata masih sempat menikmati masakan Murni dan makan malam bersama, selanjutnya RA menghubungi rekannya AM sembari menanyakan di mana ada hiburan organ tunggal, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Zupiter MX BK 2404 YAW  AM pun datang ke kantor Dwi Tunggal Jaya Lestari untuk menjemput  RA, selanjutnya kedua pelaku ini pun menuju  kafe Untung di warung Bebek 75, Desa Firdaus.

Usai minum ternyata kedua tidak memiliki uang untuk membayar hingga keduanya pun kabur kembali ke kantor  jual beli sepeda motor baru dan bekas itu, setiba di kantor Utung  pemilik kafe datang ke menghampiri keduanya di kantor dan Untung meminta keduanya untuk membayar keduanya pun menjanjikan akan membayarkan.

RA dan AM naik ke lantai 2 selanjutnya keduanya pun mulai merencanakan untuk merampok Murni yang sedang tidur di lantai 3 itu, keduanya  naik keatas dan membuka pintu kamar Murni. Sempat terjadi perkelahian antara Murni dan kedua tersangka bahkan Murni menggigit tangan AM, saat itu pula RA kembali turun ke lantai 2 untuk mengambil pisau lalu naik lagi dan menikamkan pisau ke paha Murni,  serta  menyayat perut dan wajahnya.

Tidak puas  menimak dengan sajam keduanya terus membabi buta memukul wajah murni hingga babak belur lalu tidak bergerak lagi, adegan detik-detik tewasnya murni itu di peragakan pada adegan ke 12, 13 dan ke 14 hingga Murni pun tewas.

Pada adengan itu keluarga Murni yang hadir  diantaranya Opung Samuel Simanjuntak (74), Pangabean Br Sitorus (42), kedua orang tua korban M. Sitorus (75) R. Marpaung (72) teriak sejadi-jadinya dan mengutuk kedua pelaku yang terga membunuh anak ke 8 bersaudara itu “ Hukum mati kau hukum mati kau  anakku orang baik sungguh tega kau tuhan berikan hukuman kepada pembunuh anakku” teriak Murni Sitorus hingga ratusan warga yang menyaksikan pun ikut mengutuk kedua pelaku yang masih anak dibawah umur ini.

Hingga adegan terakhir kedua pelaku yang menggasak dua unit HP korban dan uang sebesar Rp 3,5 juta itu langsung pergi dari lokasi dan sempat membayarkan hutang minuman kepada Untung dan kembali kerumah AM serta dengan menggunakan becak motor keduanya naik angkot menuju terminal Lubuk Pakam dan menggunakan Bus ALS menuju Padang, rekontruksi itu pun berahir pada adegan ke 20.

M Sitorus mengatakan anaknya dikenal sangat pendian dan berlaku baik diakuinya anaknya seorang janda dan hingga kini belum menikah “ Aku berharap pelaku di hukum mati saja anakku orang baik harapan aku cuma satu pelaku di hukum mati” ucap M. Sitorus.

Kapolres Sergai AKBP. Arman  Pasaribu mengatakan rekontruksi kasus pembunuhan Murni Sitorus sebagai pelangkap berkas ke JPU, kedua pelaku masih di bawah umur hingga penanganannya lebih cepat. ( DR01)

Facebook Comments