Sekdakab Buka Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru PAUD Tahun 2017

Sergai, NN –

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Bagi Guru PAUD se-Sergai Tahun 2017.
Sergai Komitmen Sinergikan Berbagai Program Pendidikan Yang Berkualitas
Sei Rampah,

Pendidikan Anak Usia Dini yang dikenal dengan PAUD merupakan pendidikan yang amat mendasar dan strategis, karena masa usia dini merupakan masa emas sebagai peletak dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Menyadari hal itu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berkomitmen dengan upaya-upaya pembangunan pendidikan dan pengasuhan bagi anak usia dini. Berbagai program di sinergikan untuk hasil yang diharapkan yaitu generasi yang berkualitas, sehat jasmani, cerdas, beriman dan berkepribadian serta mandiri.

Hal ini dikemukakan oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru PAUD se-Kabupaten Sergai di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (14/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sergai yang juga sebagai Ketua Forum PAUD Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny. drg. Khairani Hadi Winarno, Koordinator USAID PRIORITAS Sumut Agus Marwan, Kadis Pendidikan Drs. Jhoni Walker Manik, MM beserta jajaran para Camat dan ketua TP PKK kecamatan serta puluhan peserta pelatihan.

Lebih lanjut di kemukakan oleh Bupati Sergai bahwa berbagai masalah yang di hadapi dalam pemenuhan hak anak dalam pendidikan antara lain minimnya sarana dan prasarana serta jauhnya lokasi belajar yang sudah ada. Tetapi yang paling utama penyebabnya adalah karena ketidak mampuan orang tua atau keluarga mengakses layanan pendidikan tersebut akibat kondisi sosial ekonomi yang tidak mendukung.

Untuk itu peran ketua Forum PAUD kecamatan sangat penting dalam mendukung program PAUD di kecamatan dan desa. Oleh karenanya di himbau kepada para camat selaku dewan pembina terus mengupayakan agar PAUD menjadi perhatian yang sangat penting. Hal ini mengingat masih ada beberapa desa yang belum terpenuhi hak-haknya dalam mengikuti program PAUD, ungkap Bupati.

Sebelumnya Ketua Forum PAUD Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman dalam sambutannya mengatakan diklat implementasi kurikulum 2013 bagi guru-guru PAUD nantinya akan dapat memberikan gambaran tentang pengembangan pembelajaran kontruktivisme yang lebih bersifat fleksibel untuk mengembangkan potensi dan bakat anak kelompok bermain. Hal ini akan semakin berkualitas dan mengacu pada aturan-aturan yang ditetapkan melalui Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional.
Hj. Marliah juga berharap melalui kegiatan ini akan dapat memberikan dukungan terhadap pembentukan sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik yang lebih konsisten sejak awal hingga diharapkan peserta didik mampu berkembang menjadi SDM yang memiliki kompetensi sikap beragama, kreatif dan inovatif serta berdaya saing dalam lingkungan yang lebih luas, papar Hj. Marliah.
Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya melaporkan bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas guru PAUD dalam penerapan dan pengembangan pembelajaran kontruktivisme yang lebih bersifat fleksibel dalam pelaksanaannya sehingga memberi ruang pada anak untuk mengembangkan potensi dan bakatnya.

Kegiatan tersebut terdiri dari dua angkatan, untuk angkatan I dilaksanakan pada 14-17 Maret 2017 dan angkatan II tanggal 21-24 Maret 2017. Jumlah peserta keseluruhan sebanyak 160 orang yang merupakan guru PAUD dari 17 kecamatan se-Kabupaten Sergai dan melibatkan 16 orang panitia. Sedangkan narasumber berasal dari BP-PAUD dan Dikmas Provsu serta Dinas Pendidikan Sergai, kata Ny. Hj. Rosmaida.(BD 01)

Facebook Comments