Walikota Tebingtinggi : Jelang Pilgubsu, Ustadz dan Ulama Harus Netral

0
14

NN-Tebing Tinggi

Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan mengingatkan agar tetap menjaga kondusifitas daerah, karena dalam waktu tidak terlalu lama lagi akan dilaksanakan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sumut yang akan diikuti oleh 3 pasangan calon yang sudah mendaftar di KPU Sumut dan dinyatakan sudah memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Saya berharap kepada para ustadz dan ulama di Kota Tebingtinggi ikut mendukung suksesnya Pilkada tersebut dengan senantiasa dalam ceramah atau kutbah di mesjid-mesjid atau di kelompok pengajian agar tetap berlaku netral,” hal itu disampaikan Walikota H Umar Zunaidi Hasibuan dalam kegiatan Safari Subuh di Mesjid Al Hasanah Kompleks Mapolres Tebingtinggi, Jumat (12/1), bersama Kapolres AKBP Sunadi SIK, para tokoh agama Islam dan ulama di Tebingtinggi.

Disampaikan oleh walikota, masyarakat Tebingtinggi merupakan bagian dari warga Sumatera Utara yang akan ikut ambil bagian dalam Pilgubsu, tentunya pemerintah dan warga harus ikut mensukseskan penyelenggaraannya dengan tetap menjaga kondusifitas kota itu. “Saya berharap peranan ustadz dan ulama di Tebingtinggi mensosialisasikannya kepada masyarakat, dan tidak menimbulkan kegaduhan dalam ceramah-ceramahnya, agar pilgubsu berjalan sukses dan menghasilkan pemimpin Sumatera Utara yang terbaik,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Umar juga menyampaikan bahwa masyarakat dan keluarga besar Mapolres Tebingtinggi umumnya sangat berbahagia atas kehadiran Kapolres AKBP Sunadi SIK yang dipilih Kapolri untuk bertugas ke Tebingtinggi. “Bapak Sunadi ini orangnya yang sangat religius dan alim serta taat menjalankan ibadah, tentunya ini akan membawa kesejukan bagi masyarakat Tebingtinggi, dan menjadi keharusan bagi kita untuk mendukung program kerja beliau,” ujar walikota.

Sementara Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi menyampaikan, bahwa setiap pemimpin itu tidak saja dimintai pertanggungjawaban di dunia, tetapi juga di akhirat nanti oleh Allah Swt, untuk itu persiapkanlah diri sebaik-baiknya, karena pada hakikatnya setiap manusia itu adalah pemimpin.

“Setiap manusia itu tentu punya kesalahan baik terhadap sesama insan manusia maupun kepada Allah Swt, karena itu kita harus selalu minta ampun kepada Allah Swt dan terus berusaha memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik lagi,” ujar Kapolres.

Kegiatan Safari Subuh diisi tausiyah oleh Ustad H Achyar Nasution, yang menyampaikan salah satu tanda-tanda kiamat adalah banyaknya orang miskin yang membangun istana megah, untuk itu dia menganjurkan agar senantiasa memohon kepada Allah Swt agar diberikan keberkahan. “Dan orang-orang yang senantiasa melaksanakan sunnah Rasulullah Saw akan mendapatkan pahala tidak saja didunia tetapi sampai kelak di akhirat,” pesan Ustadz Achyar.

Ketua Badan Kenaziran Mesjid (BKM) Al Hasanah Aiptu Budi Santoso menyampaikan terima kasih atas kunjungan tim safari subuh untuk kedua kalinya tersebut, “Ini merupakan suatu kebahagian buat jemaah mesjid Al Hasanah, dan berharap safari subuh ini dapat terus berlanjut di Tebingtinggi,” harapnya.( DR01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here